Welcome to Official Website Regency of Nagan Raya Thanks For Your Visit

Indeks Berita

Plt Sekda Ajak Alumni Australia Berkontribusi dalam Pembangunan Aceh

Selasa, 19 Maret 2019

Humas Aceh | 19 Maret 2019

Banda Aceh – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh, Helvizar Ibrahim, mengajak alumni perguruan tinggi Australia Aceh untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan Aceh. Menurutnya, sumbangsih pemikiran kalangan pendidikan sangat penting dalam merancang pembangunan.

PLT Sekda Aceh, Helvizar Ibrahim, membuka musyawarah besar alumni Australia Aceh, di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Selasa, 19 Maret 2019.

“Yang lebih penting, melalui wadah ini Alumni Austarlia dapat memperkuat pembangunan Aceh agar tepat sasaran dan berdaya guna bagi masyarakat,” tutur Helvizar dalam sambutannya saat membuka  Musyawarah Besar (mubes) Asosiasi Alumni Australia Aceh di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (19/3). Turut hadir  dalam mubes tersebut, Wakil Ketua TP PKK, Dyah Erti Idawati yang juga merupakan alumni Australia Aceh.

Helvizar mengungkapkan Pemerintah Aceh sangat mendukung dan menyambut baik pelaksanaan mubes Alumni Australia. Ia berharap musyawarah tersebut tidak hanya membahas tentang struktur pengurus saja. Namun, harus melahirkan visi organisasi yang lebih kongkrit agar memberi manfaat kepada masyarakat luas.

Menurut Helvizar, kontribusi tenaga dan pikiran Alumni Australia Aceh itu sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan kondisi Aceh saat ini. Asosiasi alumni tersebut juga mempunyai peran penting dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Selain menekan angka kemiskinan, para alumni tersebut juga diminta untuk ikut mempertahankan tren penurunan  angka kemiskinan yang dilakukan Pemerintah Aceh.

“Fokus kita pada trennya. Ketika kita mengawali proses pasca damai dan tsunami, angka kita (kemiskinan) tinggi sekali, berada pada posisi hampir 27 persen. Hari ini secara pasti angka itu terus menurun,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Helvizar mengisahkan kondisi Provinsi Aceh saat dipimpin oleh Ibrahim Hasan. Saat itu, lanjut dia,  sebagai gubernur Ibrahim sangat giat dalam mencari sumber anggaran dalam pembangunan Aceh, baik di kementrian maupun luar negeri.

Selanjutnya, dalam perancangan dan pengelolaan anggaran tersebut, pihak pemerintah menyerahkan mekanisme perancangannya kepada pihak perguruan tinggi di Aceh yang juga sebagai laboratorium pemerintahan. “Mekanisme ini bagus sekali berjalannya, saya kira pada saat itu Pemerintah Aceh berjalan dengan sangat baik,” ungkap Helvizar.

Oleh Sebab itu, dengan sumbangsih pemikiran  luar biasa dimiliki oleh Asosiasi Alumni Australia, ia berharap asosiasi tersebut dapat membangun kerja sama yang baik dengan Pemerintah Aceh dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Perwakilan Alumni Australia, Bukhari Daud mengatakan bahwa Asosiasi Alumni Australia Aceh merupakan sebuah organisasi yang memiliki kekuatan sumber daya manusia (SDM) yang sangat besar. Oleh karena itu, ia berharap setiap anggota asosiasi tersebut dapat berkontribusi dalam pembanguna Aceh sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Mari kita terus berkontribusi dan mari kita memberikan bimbingan kepada anak-anak kita generasi yang sedang berkembang sekarang ini untuk mendapatkan kesempatan yang serupa seperti kita,” kata Bukhari.

Agar organisasi bertahan lama dan kuat, ujarnya, tidak ada satupun pihak yang boleh untuk memanfaatkan wadah tersebut untuk kepentingan diluar organisasi. Namun, kepentingan wadah tersebut harus berada pada kepentingan masyarakat luas.

The post Plt Sekda Ajak Alumni Australia Berkontribusi dalam Pembangunan Aceh appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Plt Gubernur Aceh Kutuk Keras Penembakan Brutal di Selandia Baru 

Jumat, 15 Maret 2019

Humas Aceh | 15 Maret 2019              

Banda Aceh – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah ikut mengutuk aksi penembakan brutal yang terjadi di dua masjid di Selandia Baru. Ia mengajak serta seluruh umat Islam untuk bersatu melawan para teroris anti-Islam demi kemanusiaan 

“Innalillahi wainnailaihi raji’un. Saya mengutuk penembakan yg terjadi di Christchurch Selandia Baru. Siapapun pelakunya harus mempertanggungjawabkan kebiadabannya di dunia & akhirat. Mari kita bersatu melawan para teroris anti Islam demi kemanusian dan tegaknya peradaban,” tulis Nova Iriansyah dalam postingan di akun twitternya, Jumat 15/03/2019 malam tadi.

Aksi terorisme anti-Islam berupa penembakan terjadi di dua masjid di Dean’s Road dan satu masjid di Linwood Avenue yang berada di pusat Kota Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3) siang. Aksi brutal itu menewaskan sedikitnya 48 jamaah salat Jumat dan melukai banyak jamaah lain.

Nova menyebutkan aksi tersebut merupakan kebiadaban yang dilakukan oleh teroris anti-Islam. Ia mengajak semuanya untuk berdoa agar korban yang terluka bisa diberikan keselamatan. “Mari berdo’a bagi keselamatan korban kebiadaban penembakan di Christchurch,” ujar dia.

Penembakan di Christchurch memang menarik perhatian seluruh masyarakat dunia. Simpati dan belasungkawa bahkan turut diucapkan oleh pimpinan berbagai daerah dan negara. Mereka beramai-ramai mengutuk aksi terorisme sembari mendoakan para korban meninggal sebagai syuhada yang mati syahid.

The post Plt Gubernur Aceh Kutuk Keras Penembakan Brutal di Selandia Baru  appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Kementerian PUPR Dorong Kenaikan Upah Pekerja Kontruksi Bersertifikat

Kamis, 14 Maret 2019

Humas Aceh | 14 Maret 2019

Kementerian PUPR Dorong Kenaikan Upah Pekerja Kontruksi Bersertifikat

 

The post [Video] Kementerian PUPR Dorong Kenaikan Upah Pekerja Kontruksi Bersertifikat appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Kunjungan Dubes Uni Eropa ke Aceh

Kamis, 14 Maret 2019

Humas Aceh | 14 Maret 219

Kunjungan Dubes Uni Eropa ke Aceh

The post [Video] Kunjungan Dubes Uni Eropa ke Aceh appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Jelang Pemilu, Plt Sekda Instruksikan ASN di Aceh Netral

Rabu, 13 Maret 2019

Humas Aceh | 13 Maret 2019

Jelang Pemilu, Plt Sekda Instruksikan ASN di Aceh Netral

The post [Video] Jelang Pemilu, Plt Sekda Instruksikan ASN di Aceh Netral appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Dyah Erti : Organisasi Perempuan harus Dilibatkan dalam Gerakan Geunting

Rabu, 13 Maret 2019

Humas Aceh | 13 Maret 2019

Dyah Erti : Organisasi Perempuan harus Dilibatkan dalam Gerakan Geunting

The post [Video] Dyah Erti : Organisasi Perempuan harus Dilibatkan dalam Gerakan Geunting appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Tim Penyelesaian Sengketa Tanah Perlu dibentuk di Pemerintah Kabupaten/Kota

Selasa, 12 Maret 2019

Humas Aceh | 12 Maret 2019

Banda Aceh – Asisten I Sekretariat Daerah Aceh, M Jafar meminta kepada pemerintah kabupaten/kota seluruh Aceh untuk membentuk tim Penyelesaian Sengketa dan Konflik Pertanahan. Dengan demikian, permasalahan konflik dan sengketa lahan dapat diselesaikan secara komprehensif dan seksama.

Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh. Dr. M.Jafar, SH., M.Hum, membuka rapat koordinasi pertanahan se-Aceh Tahun 2019, di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh, 11/03/2019.

“Sehingga pelaksanaan pembangunan di segala bidang dapat berjalan secara aman dan lancar,” ujar Jafar saat membuka Rapat Koordinasi Petanahan seluruh Aceh di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Senin (11/3/2019).

Kemudian, Jafar mengingatkan pemerintah kabupaten/kota dan instansi terkait agar memberi perhatian lebih terhadap masalah pertanahan yang berpotensi konflik berkepanjangan. Selain itu, pemerintah kabupaten kota juga diminta untuk melakukan sosialisasi kepada selurh elemen masyarakat tentang pertanahan, khususnya hal yang menyangkut dengan tata cara perolehan hak-hak atas tanah.

“Perlunya penyusunan pedoman Standard Operating Procedure (SOP) penanganan konflik pertanahan di masing-masing Pemerintah Kabupaten/Kota, agar peyelesaian permasalahan pertanahan terarah, terukur dan sistematis dalam penanganannya,” ujar Dia.

Selanjutnya, Asisten I itu meminta kepada Pemerintah Kabupaten/Kota agar intensif melakukan koordinasi dan pelaporan terhadap penanganan permasalahan pertanahan yang saat ini sedang ditangani di masing-masing daerah.

Dalam kesempatan itu, Ia berharap Rapat Koordinasi Bidang Pertanahan yang akan di laksanakan tersebut, mempunyai arti yang mendalam dalam hal menyamakan persepsi dan menyusun langkah-langkah dalam penyelesaian permasalahan di bidang pertanahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan Aceh, Edi Yandra, mengatakan tujuan dilaksanakannya Rakor itu adalah untuk memantapkan koordinasi dan integrasi serta persepsi terkait sengketa dan konflik pertanahan dalam upaya melakukan pembangunan umum. Kemudian, memberi pemahaman secara teknis, mekanisme dan cara penyelesaian permasalahan sengketa dan konflik pertanahan.

“Selanjutnya, mencarai masukan dan solusi dari masalah terkait sengketa dan konflik pertanahan,”ujar Edi.

Edi menuturkan, peserta Rakor pertanahan itu diikuti oleh unsur provinsi, SKPA terkait, instansi vertical dilingkungan Pemerintah Aceh. Kemudian, dari unsur kabupaten/kota diikuti oleh para Asisten, Kadis pertanahan, Kabag pemerintahan, serta Kadis yang menangani perkebunan dan pertanian.

The post Tim Penyelesaian Sengketa Tanah Perlu dibentuk di Pemerintah Kabupaten/Kota appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Pemerintah Aceh Siap Sukseskan Pemilu 2019

Selasa, 12 Maret 2019

Humas Aceh | 12 Maret 2019

Banda Aceh – Aceh sangat kondusif dan siap menyambut serta mensukseskan pelaksanaan Pemilu serentak yang akan berlangsung pada 17 April mendatang. Berbagai sosialisasi terkait pelaksanaan Pesta demokrasi ini telah dan terus dilakukan Pemerintah Aceh kepada masyarakat.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Helvizar Ibrahim, saat beramah tamah dengan Gubernur Lemhanas RI dan rombongan, di Aula Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (11/3/2019) malam.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Helvizar Ibrahim, saat beramah tamah dengan Gubernur Lemhanas RI dan rombongan, di Aula Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (11/3/2019) malam.

“Berbagai sosialisasi telah dan terus kami lakukan terkait pelaksanaan Pemilu serentak, baik pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif. Kami selalu menyampaikan kepada masyarakat, bahwa Pemilu hanya sebuah instrumen dalam sistem demokrasi kita yang memiliki tujuan utama untuk menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Pemilu harus disambut dengan suka cita,” ujar Helvizar.

Helvizar juga menegaskan, bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara di Aceh siap menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2019. Tidak hanya giat mensosialisasikan netralitas, para ASN Pemerintah Aceh bahkan telah mendeklarasikan siap netral di Pemilu yang akan berlangsung 36 hari mendatang itu.

“Bahkan, pagi tadi ASN Setda Aceh telah berikrar ‘Aku Siap Netral’ pada pemilu mendatang. Meski demikian, komitmen untuk menyalurkan hak suara ke TPS juga tetap kami gelorakan dengan gerakan ‘Aku Siap Nyoblos’ pada pemilu mendatang,” sambung Helvizar.

Sementara itu, Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, dalam sambutannya mengapresiasi komitmen dan keseriusan Pemerintah Aceh dalam upaya mendukung dan mensukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019.

“Saya sangat sepakat dengan Pak Helvizar, bahwa Pemilu harus disambut dengan suka cita. Meski pilihan kita berbeda-beda, namun semangat persatuan kita sebagai bangsa Indonesia harus terus kita jaga. Jadi, jangan sampai Pemilu jusru menghancurkan kebhinekaan kita,” kata Agus Widjojo.

Untuk diketahui bersama, selama di Aceh Gubernur Lemhanas akan menggelar serangkaian kegiatan. Dalam kunjungannya ke Aceh, Gubernur Lemhanas juga didampingi oleh sejumlah pejabat Lemhanas lainnya, di antaranya mantan Kapolda Metro Jaya yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Utama Lemhanas M Iriawan.

The post Pemerintah Aceh Siap Sukseskan Pemilu 2019 appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Pemerintah Aceh Bahas Isu Kehutanan Hingga Ekonomi Bersama Dubes Uni Eropa

Senin, 11 Maret 2019

Humas Aceh | 11 Maret 2019

Banda Aceh- Pemerintah Aceh membahas persoalan kehutanan hingga perekonomian dalam pertemuan dengan Duta Besar Uni Eropa yang dipimpin oleh Vincent Guerend di Ruang Kerja Sekda Aceh, Banda Aceh, Senin, (11/3). Kunjungan kerja sama Dubes Uni Eropa itu disambut oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh, Helvizar Ibrahim, bersama dengan sejumlah SKPA terkait.  Ada sejumlah isu yang dibahas dalam pertemuan itu, di antaranya pengelolaan kehutanan, ekonomi, Pemilu dan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh.

Plt Sekretaris Daerah Aceh, Ir. Helfizar, M.Si, menyerahkan cenderamata mata kepada Duta Besar Uni Eropa Untuk Indonesia, Vincent Guerend, dalam kunjungannya ke Aceh, di Kantor Gubernur Aceh, 11/03/2019.

Helvizar menuturkan saat ini pihak Pemerintah Aceh sedang memfokuskan pengelolaan dan penjagaan terhadap kawasan hutan Taman Nasional Gunung Leuseur (TNGL). Menurut dia, kawasan TNGL merupakan sebuah tempat yang menjadi paru-paru dunia. Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya dalam menjaga kelestarian hutan tersebut serta membangun kerja sama dengan Uni Eropa dalam melakukan pengelolaan yang terbaik.

“Di samping itu, disana juga ada masyarakat, bagaimana kita juga berpikir agar hutan tetap lestari dan masyarakat dapat sejahtera dengan segala pencahariannya,” kata Helvizar.

Kemudian, lanjut Helvizar, saat ini Pemerintah Aceh sedang melakukan upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta menekan angka kemiskinan. Pembangunan apapun yang dilakukan pemerintah saat ini harus memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah meluncurkan dua lokomotif ekonomi yakni Kawasan Ekonomi Khusus di Lhokseumawe dan Kawasan Industri Aceh di Ladong, Aceh Besar. “Barang kali Uni Eropa mau berinvestasi disana, kami persilahkan,” ujarnya.

Selain dua lokomotif ekonomi itu, kata Sekda, Kelapa sawit  juga menjadi sektor unggulan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat  Aceh. Sebagian besar kawasan perkebunan sawit di Aceh dijadikan sebagai perkebunan masyarakat dan selebihnya dikelola oleh perusahaan dengan mekanisme HGU.

Ia menyampaikan saat ini Pemerintah sedang berupaya bagaimana hasil dari kelapa sawit itu tidak di ekspor secara mentah. Namun, Aceh harus mampu untuk memproduksi turunan dari minyak tanaman kelapa sawit, seperti sabun, mentega dan lain-lain. Dengan demikian, daya ungkit ekonomi masyarakat lebih meningkat. “Sistem industrialisasi (pengolahan minyak kelapa sawit) yang belum ada, saya yakin kalau ada industri tersebut ekonomi rakyat juga makain tumbuh. Kami berharap Uni Eropa bisa ikut berkontribusi di Aceh,” ujarnya.

“Fokus kita Pemerintah Aceh tidak hanya pada CPO (minyak kelapa sawit) tapi pada turunannya, yaitu hasil dari buah kelapa sawit. Nilai tambah dari palm oil itu harapan kita. Kalau Uni Eropa mau masuk ke wilayah itu (industri  pengolahan minyak sawit) kami persilahkan,” kata Sekda.

Sementara isu Pemilihan Umum di Aceh, Helvizar menuturkan saat ini kondisi berjalan sangat kondisif. Ia berharap siapapun nantinya yang terpilih menjadi pemimpin, harus mampu mewujudkan kesejahteraan dan menurunkan angka kemiskinan baik skala nasional dan Aceh khususnya. “Mudah-mudahan susasana politik ini dapat berjalan sampai berakhir pemilihan,” tutur dia.

Sementara itu, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend, mengatakan tujuan kunjungan kerjanya kali ini ingin membahas tentang beberapa isu. Di antaranya, mempelajari riwayat dan mekanisme kerja KKR Aceh, kemudian berkaitan dengan isu ekonomi. Pengelolaan kawasan hutan Leuseur serta kondisi keamanan dalam masa kampanye pemilihan umum.

Perihal keinginan Pemerintah Aceh agar hadirnya industri pengolahan minyak kelapa sawit Uni Eropa di Aceh, Vincent menuturkan, ia akan berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan Uni Eropa yang ada di Indonesia agar melakukan investasi di Aceh.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa isu yang berkembang tentang upaya dari Uni Eropa memboikot komoditi sawit dari Indonesia tidaklah benar. “Pasar eropa terbuka untuk palm oil Indonesia,”pungkasnya.

The post Pemerintah Aceh Bahas Isu Kehutanan Hingga Ekonomi Bersama Dubes Uni Eropa appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Jelang Pemilu, Plt Sekda Instruksikan ASN di Aceh Netral

Senin, 11 Maret 2019

Humas Aceh | 11 Maret 2019

Banda Aceh- Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh, Helvizar Ibrahim, mengintruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh untuk bersikap netral pada Pemilihan Umum 2019. Plt Sekda menyampaikan intruksi itu saat mendeklarasikan Ikrar ASN (Aku Siap Netral) dalam apel Senin di halaman Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (11/3).

Plt sekda aceh Hervizal ,Menandatangani IKRAR ASN ( aku siap netral) di depan kantor Gubernur aceh,11/3/2019,Banda Aceh

“Netral itu memang sebuah ketentuan yang mengharuskan kita ASN berada pada garis itu (netral). tidak ada garis kebijakan lain, apabila melakukan kebijakan yang berbeda tentu ada sanksi,” tutur Plt Sekda.

Helvizar mengungkapkan bahwa deklarasi netral di Sekretariat Daerah Aceh itu merupakan yang pertama kali dalam lingkungan Pemerintah Aceh. Kedepan, ia berharap seluruh Satuan Kerja Pemerintah Aceh dapat melakukan hal yang serupa.

Menurutnya, Pemerintah daerah mempunyai peran untuk mengingatkan ASN dan para birokrat untuk berada dalam posisi netral dalam proses Pemilu 2019. Kendati demikian,  Helvizar mengingatkan agar setiap ASN tidak meninggalkan hak pilihnya di pesta demokrasi 17 April mendatang.

“Betapa nasib bangsa kedepan itu, sangat tergantung pada pilihan kita hari ini. Mudah-mudahan hak pilih itu akan menentukan garis kebijakan bangsa kita, ” ungkap Plt Sekda.

Selain itu, ujarnya, bagi para ASN yang melanggar ketentuan yang seharusnya, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan kesalahannya. Untuk itu, Panwaslih akan menindaklanjuti sesuai dengan kesalahan yang dilakukan. “Apapun pelanggran itu saya pikir sudah diatur dalam mekanisme sanksi yang diberikan,” ujar nya.

Dalam kesempatan itu, ia berharap komitmen deklarasi tersebut dapat menjadi acuan untuk mengingatkan ASN secara terus menerus. Sehingga tidak ada satupun dari para aparatur di lingkungan Pemerintah Aceh yang melanggar ketentuan.

The post Jelang Pemilu, Plt Sekda Instruksikan ASN di Aceh Netral appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.