Welcome to Official Website Regency of Nagan Raya Thanks For Your Visit

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya Ajukan 7 Rancangan Qanun Ke DPRK

Kategori : Pemerintahan Kamis, 08 Januari 2015 - Oleh redaksi
Suka Makmue - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya kamis (08/01) mengajukan 7 rancangan qanun ke DPRK Nagan Raya, rapat pengajuan rancangan qanun ini berlangsung di Gedung DPRK Nagan Raya Komplek perkantoran Suka Makmue. Dalam rapat paripurna ke 2 masa persidangan I tahun 2015, rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRK Nagan Raya Drs. T. Bustamam dan dihadiri oleh anggota DPRK setempat.
 
Sidang paripurna ini dihadiri oleh unsur muspida, muspika serta para SKPK dan Kabag dalam lingkup Pemkab Nagan Raya. Bupati Nagan Raya Drs HT Zulkarnaini diwakili oleh Setdakab Nagan Raya Drs HT Zamzami Ts MM menyerahkan rancangan qanun ini kepada Wakil Ketua DPRK I Samsuardi yang didampingi oleh Wakil Ketua II Drs T Bustamam dan Setwan H. Said Azman SH.
 
Rancangan qanun yang di ajukan oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya kepada DPRK antara lain, rancangan qanun Kabupaten Nagan tentang kawasan tanpa rokok, rancangan qanun tentang rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) Kabupaten Nagan Rayan tahun 2012-2017, rancangan qanun tentang tata ruang wilayah (RTRW) tahun 2012-2032, rancangan qanun tentang perubahan atas qanun Kabupaten Nagah Raya nomor 4 tahun 2014 tentang susunan organisasi dan tata kerjan badan kepegawaian dan pelatihan (BKPP), rancangan qanun tentang perubahan atas qanun Kabupaten Nagan Raya nomor 9 tahun 2011 tentang penyelenggaraan kependudukan, rancangan qanun tentang perubahan atas qanun Kabupaten Nagan Raya nomor 18 tahun 2001 tentang retribusi jasa umum, serta rancangan qanun Kabupaten Nagan Raya tenyang pendirian badan usah milik daerah (BUMD) Kabupaten Nagan Raya.
 
Sekdakab Nagan Raya Drs H. T. Zamzami Ts MM dalam sambutanya mengatakan, rancangan qanun Kabupaten Nagan Raya tentang kawasan tanpa rokok, merupakan qanun yang mengatur ruangan atau areal yang dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual serta mengiklankan dan mempromosikan produk tembakau katanya. Hal ini merupakan tindak lanjut dari undang undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, serta peraturan pemerintah nomor 109 tahun 2012 tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan.
 
Disisi lain Sekda H. T. Zamzami Ts mengharapkan, hal penting yang harus di ingat bahwa keseluruhan rancangan qanun yang diajukan tersebut,merupakan upaya untuk senantiasa berupaya memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat serta untuk peningkatan produktivitas, sehingga tujuan kepemerintahan yang baik akan dapat diraih.Disamping pengajuan, pembahasan serta pengesahan qanun ini dilakukan dengan selalu berpedoman pada ketentuan perundang undangan yang berlaku kata Sekda Drs HT Zamzami Ts MM.